Kamis, 24 Mei 2018

Teman Mbolang yang Mirip Kakek legend Jepang

Miris gw ketawa sendirian di bandara Ngurah Rai dikira gila di bandara Bali lebih baik gw cerita aja deh suka dukanya punya teman mbolang mirip kakek legend dari Jepang yang tersohor ini (foto kakek legend terlampir).
Kata teman-teman mbolang dia mirip sekali dengan kakek legend dan saya mengiyakan.

Sebut aja namanya "papa Bobby" teman mbolangku gaek yang semangat dan gaya bak anak muda.Daya pesonanya luar biasa di usianya yang hampir 60 tahun mengalahkan pria-pria muda yang jiper kalau dibandingkan bodynya papa Bobby.Kami biasa travelling bersama rombongan bertahun-tahun.
Pagi itu di Bali " papa Bobby kita pakai grab saja gw yang pesan kita patungan saya ke bandara dirimu ke Kuta" sore gw penerbangan Bali ke Palembang.
Papa " okey"
Grabpun datang sopirnya orang Bali katakanlah "Wayan" ramah sekali yang ternyata tetanggaan dengan gw ternyata gaul supirnya pakai kata gw (agak lucu mendengar logat bali pakai lu gw) mungkin dirinya adaptasi sama kita karena terlihat pergaulannya luas dan tamu-tamunya banyak internasional.Saya pakai kata gw krn bicara sama papa yang domisili Jakarta.

Sepanjang perjalanan kami berbincang-bincang berbaur silang budaya, suku, etnis dll penuh canda tawa.
Wayanpun sopan cerita netral dan menceritakan kisahnya kenapa menjadi supir grab karena istrinya sakit-sakitan belakangan dan tiada yang merawat akhirnya keluar dari pekerjaan tetapnya.
Papa" pak Wayan saya berhenti di Kuta saja mau ke pantai Kuta" papa Bobby mengingatkan agar mobil berhenti di Kuta dalam perjalanan menuju bandara.
Setelah papa turun dan membayar grab kamipun melanjutkan perjalanan ke bandara.Selama di bandara Wayan berubah jadi kepo berat " mbak sudah menikah?"
Gw " sudah pak" seperti biasa saya white lie atas pertanyaan soal pribadi ke orang yang saya baru kenal terutama pria karena pengalaman jawab jujur ga kuat 'flirtingan" sopir taxi dll walau jawab menikah pun masih saja.
Wayan " anak berapa mbak?"
Gw " satu pak"
Wayan " wah sama saya juga satu perempuan.Usia berapa mbak?"
Gw "enam tahun"
Wayan " wah sama.Suaminya mana mbak?"mungkin dia pikir papa Bobby suamiku tapi bingung aku jelaskan dia teman mbolang.
Gw" suami di Palembang sama anak.Ini saya nyusul ke Palembang mau puasa bersama orang tua"
Wayan" oh...." sambil garuk-garuk kepala bingung karena jemput gw dan papa Bobby di rumah.
Salah juga gw bohongnya.....wkwk habis bingung mau bohong apa gw sama papa Bobby niat patungan mepo di rumah biar murah maklum backpacker...wkwk...kasihan pak Wayan...😂.

Jadi ingat gw pergi ke Kintamani pakai motor sama teman couchsurfing gw cowok Ceko yang muda dan cakep banget mata biru terang rambut pirang karena dia ga bisa bawa motor baik takut dia jatuh saya antar saja.Insting gw bilang dia gay...ga apalah cakep kayak Ken barbie...
Kami makan di warung sate dan gule.Gw pesan sate ayam dia kambing.Kamipun bertukar sate untuk beda rasa.Tertawa riang bercanda.Ternyata diperhatikan bapak orang Bali dari kampung di Kintamani ini dibelakang punggung kami.Bapak ini rautnya gemes melihat kebahagiaan gw akhirnya bersuara menghardik membuat saya menoleh
"Mbak! suaminya ga marah apa sama mbak???ga cemburu gitu?! Bermesra-mesraan sama ini bule?"ujarnya pelan tapi sewot
Gw mau ketawa gw tahan dalam hati sifat jail gw kumat "ga apa pak santai aja.Dia ini asal Ceko anak dari temannya suami saya.Kebetulan suami saya sibuk dengan pekerjaan di Denpasar jadi minta saya temani dia jalan-jalan masih usia remaja ini pak bulenya maklum bule terlihat dewasa dari usia aslinya"
Bapak ini terdiam" ooo..." terus bayar dan pergi tanpa pamit.Tengsin sepertinya dia sudah menduga gw yang nggak-nggak.

Ternyata banyak pria (ga tau siapa mereka) tidak rela saya dikelilingi banyak pria.Ya iyalah single bebas...kecuali saya menikah hanya satu pria tutup akses buat pria lainnya.
Kejadian lainnya jalan sama cowok bule teman travelling ditegur bapak-bapak sopir taxi yang mangkal " dibayar berapa mbak sama bulenya?"
Gw " 70 juta pak!"gw asal aja nyebut angka
Sopir taxi "hah???satu malam?!"
Gw "nggak pak... 1 proyek pak!" sambil berlalu jalan sambil tersenyum...

Hampir tengah malam lagi asik menggambar mendesain interior rumah perut lapar cus ke Kuta ketemu ibu pemilik warung yang asik diajak ngobrol.Lokasinya dibelakang diskotik Legian dan dekat kawasan lokalisasi/wanita malam.Saya makan dan keringatan di malam yang lembab.Ternyata ada cowok Indonesia terlihat dekil memperhatikan gw dengan gatal dia komentar
"Wah habis dari diskotik keringatan sekarang makan....emang ga dapet tamu mbak?"
Gw kaget jawab santai " ga tuh kamu sendiri dapat tamu?"
Dia kaget luar biasa dengan pertanyaan balik dari gw.
Lu pikir gw jelek sama gw pikir lu jelek.
Lu pikir gw baik sama gw pikir lu baik.
"Tabur tuai"

Read more

Pulau awet muda Madura


Salserosa
11 Mei pukul 17:10

"Pulau awet muda"
Gili Iyang kepulauan dekat pulau Madura dengan kadar oksigen tertinggi didunia kedua setelah Jordania.Kadar oksigen mencapai 22% sehingga warga pulau ini awet muda dan sehat.Kami menginap di bale terbuka tidur di alam di pekarangan suami istri yang rumahnya merupakan titik oksigen tertinggi.Suami usia 120 tahun tampak seperti usia 70an dan istri 113 tahun tampak seperti usia 60an masih sehat tanpa ada gejala osteoporosis.
Mereka mengaku telah ada dari jaman penjajahan Belanda.
Percaya atau tidak silahkan buktikan sendiri sampai detik ini saya juga masih sulit untuk percaya mereka berada diusia itu.

Kami konvoi 5 motor dinaikkan ke kapal dari pelabuhan Dungklek ke Gili Iyang.Ongkos 9 orang dan 5 motor Rp 250.000.
Bisa juga sewa pribadi kapal PP waktu kita yang tentukan Rp 600.000.
Patungan biaya/shared cost Madura BKN 5-10 Mei 2018.Biaya SC Rp 1.250.000/orang.
Laporan bendahara secara transparan sisa uang Rp 263.000 dibelikan makan siang bersama kuliner khas Madura Bebek Sinjay.
_____________________________________________

Travel Travel Story
Melancong ke Gili Iyang, "Pulau Awet Muda" di Sumenep
Sabtu, 1 Juli 2017 | 18:03 WIB



SUMENEP, KOMPAS .com – Selain Gili Genting yang jadi andalan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dengan pantainya yang memesona, Gili Iyang juga punya daya pikat sebagai wisata kesehatan. Pasalnya, pulau tersebut terkenal dengan kadar oksigen tertinggi di dunia, yakni 21,5 persen.

Sebagaimana diberitakan Kompas, berdasarkan penelitian Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jawa Timur, kadar oksigen Gili Iyang lebih tinggi dari kadar oksigen rata-rata yang sebesar 20 persen.
"Banyak yang belum mengenal pulau ini kan? Silakan dicoba, menghirup oksigen terbaik di sana," kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam siaran persnya, Selasa (27/6/2017)..
(BACA: Sumenep Promosikan Pulau Awet Muda dan Budaya kepada Wisatawan)
Kabag Humas Pemkab Sumenep, Abdul Kadir mengatakan, pada 2015 Gili Iyang sudah dicanangkan sebagai obyek wisata kesehatan.
"Karena itu kami saat ini konsentrasi untuk menambah pembangunan fasilitas di Gili Iyang," katanya.
Kadir menegaskan, Gili Iyang sangat berpotensi menjadi rujukan wisatawan. Pasalnya, Gili Iyang memiliki kadar oksigen terbaik kedua di dunia setelah Jordania.

Apalagi kini Pemkab sudah mencanangkan Visit Sumenep 2018. Salah satu yang tempat wisata yang dipasarkan adalah Pulau Gili Iyang sebagai "Pulau Awet Muda".
Untuk infrastruktur sudah banyak perbaikan. Bahkan menurut Kadir, pembangunan di Gili Iyang tergolong paling pesat dibanding pulau-pulau lain yang juga menjadi kawasan wisata.

Pavingisasi sudah hampir menyentuh semua jalan desa. Demikian juga untuk homestay di rumah penduduk sudah dipersiapkan. "Namun, kami masih perlu juga melakukan promosi besar-besaran, agar benar-benar layak jual," katanya.
Gili Iyang sangat sesuai sebagai wisata untuk keluarga. Untuk mencapai ke Gili Iyang tidak perlu mengeluarkan budget yang dalam.
Untuk menuju ke Gili Iyang, wisatawan menuju ke Pelabuhan Dungkek, Sumenep. Banyak mobil penumpang umum yang ada setiap saat dari kota Sumenep menuju Pelabuhan Dungkek. Tarifnya Rp 20.000.
Tapi bila menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, pengunjung bisa menitipkannya di rumah warga tak jauh dari Pelabuhan Dungkek. Soal keamanan, terjamin.
Di pelabuhan juga dekat dengan Mapolsek Dungkek. Dari pelabuhan Dungkek menuju Gili Iyang sudah banyak perahu motor milik nelayan yang menunggu kedatangan Anda. Tarif untuk reguler hanya Rp 15.000 per orang. Perahu reguler berangkat pada pukul 10.00 WIB.
Bila datang bersama rombongan, pengunjung bisa menyewa perahu. Tarif perahu pulang-pergi Rp 500.000 dengan kapasitas perahu maksimal 30 orang. Tapi untuk rombongan kecil bisa menyewa perahu yang ukurannya lebih kecil, sekitar Rp 200.000.

Waktu tempuh dari pelabuhan Dungkek ke Pulau Giliyang antara 45 menit sampai 60 menit dalam kondisi cuaca normal.
Tiba di Gili Iyang, Anda tinggal menyewa kendaraan di kawasan pelabuhan untuk menuju titik oksigen terbaik di Desa Bancamara.
Bila pengunjung merasa punya banyak waktu untuk tinggal, maka pengunjung bisa bermalam di homestay yang menjadi satu dengan pemilik rumah.


Read more

Pulau Mansuar kawasan Raja Ampat Papua.

Salserosa
16 April
Pulau Mansuar kawasan Raja Ampat Papua.
Homestay posisinya masuk ke pantai rasa resort sangat memuaskan dan bahagia.Berasa di pulau pribadi.
Kali ini kita pakai agen Open Trip budget backpacker tapi memuaskan.Harga bagus!
Pelayanan professional, latar belakang pemilik jelas memiliki profesi dan ramah terlihat langsung good energy person, jujur dari tatapan matanya dan bicara konsisten, komunikatif dan bisa dipercaya dengan reputasi baik 424x mengadakan trip and NO drama!
Kapal cepat 120 PK nyaman dan layak, pelayanan staff bagus, guide snorkelingnya telah di edukasi dengan baik melarang kami snorkeling dengan fins ditempat dangkal kalau mau pakai fins terjun dari kapal ditempat dalam.
Saking mengambil pelajaran berharga dari trip sebelum ini saya cecar pertanyaan terus menerus ke pemilik bagaimana kapal, fotonya, berapa PK,homestay dll dan bagusnya pemilik menanggapi secara terbuka.Lebih baik bicara pahit-pahitnya diawal cocok bagi saya yang to the point, tegas dan tidak suka basa-basi.
Akhirnya bisa liburan dengan bahagia dan rombongan tenang alhamdullilah.
Butuh kontak Raja Ampat japri saja.
Butuh kontak homestay dan kapal di Misool untuk shared cost japri aja.

Read more

Permulaan Trip Jelajah Ambon - Raja Ampat

Rombongan lengkap 17 orang.Tim Ambon-Ninivala-Ora-Saleman-Sawai-Bula-Gorom Seram Timur-Misool-R4-Sorong.
Patungan biaya susah senang bersama 3-20 April 2018.
Bahagianya mbolang bersama dari FB grup Backpacker Khatulistiwa Nusantara wadah patungan biaya dengan laporan bendahara transparan dimana kami sebagian besar telah Travelling bersama bertahun-tahun sudah seperti saudara.
Kebahagiaan terbesar teman- teman berpetualang ini terseleksi dengan sendiri terpilihlah orang-orang dengan energi bahagia, bersyukur, sopan santun, dermawan, bisa bekerjasama dalam tim, disiplin, berjiwa petualang yang mandiri dan tahan banting.
Sebagian besar nyambung dari trip Maluku Utara nyambung trip ini.Peserta usia tertua Oma usia 62 tahun.Emak2 backpacker stamina kuat-kuat banget salut!sehat selalu.
Karena mbolang tidak memandang usia.
Biasa aja ada peserta balita sampai aki dan Oma 65 tahun sesuaikan kondisi fisik saja.Backpackeran yang bikin tubuh kuat dan sehat sambil jalan sambil gendong backpack, trekking, berenang/snorkeling dan jalan kaki banyak.

Read more

The power of THINK BIG : Kekuatan dalam Berpikir Besar

Salserosa
2 AprilBadung, Pulau Bali
"The power of THINK BIG"
Packing for Maluku-Papua trip.
Ambon-Ora-Bula-Gorom Seram Timur-Misool-Raja Ampat-Sorong Selatan 1 bulan.

Terima kasih kepada Allah SWT atas takdir kehidupan (cobaan2 hidup luar biasa yang membuat kuat, kecaman masyarakat terus menerus karena tidak menikah usia muda dimana saya malah kebalikannya bersyukur sekali, perjalanan asmara yang berliku-liku yang membuat saya menikmati cerita cinta dan penuh warna warni selalu berpikir positif ada yang tepat suatu saat, kesempatan berkarir setinggi-tingginya dahulu selalu gagal ngantor/ kerja ikut perusahaan malah bersyukur banget kegagalan yang membawa berkah takdir kerja sendiri dan punya banyak libur menjelajahi dunia ini setiap kali travelling berbulan-bulan tanpa batas).
Apapun itu selalu berprasangka baik dan bersyukur pada Sang Khalik yang tau yang terbaik untukku.

Terima kasih kepada orang tua yang open minded yang sudah menerima takdir saya dan saya apa adanya dan ga musingin apa kata orang malah ngamuk kalau ada yang ngurusin saya (mereka takut saya ngamuk duluan ngasah parang keliling kampung tidak segan-segan sama orang).Setiap pulang kampung ibu warning warga sekitar berseru "Ayu mau pulang diem aja jangan sampai nanya-nanya!".
Terima kasih kepada klien-klien yang pengertiannya luar biasa atas hobi saya mbolang dan mendukung saya selalu nitip oleh-oleh cerita, suntikan dananya selalu dan klien lainnya nitip prospek lahan bagus buat pengembangan" intip-intip ya Sri kalau ada resort bagus" biasanya kalau udah enjoy lupa pesan mereka.Betapa bersyukurnya setelah dipertemukan dengan klien-klien tidak baik perjalanan panjang karier berliku-liku, saya akhirnya dipertemukan dengan klien-klien luar biasa baik.Ah gilak tidak pernah menyangka takdir mempertemukan kita!
Tapi saya selalu aktif mengejar mimpi saya dan memenuhi keinginan mereka membangun resort amazing suatu saat sembari jalan program sosial membangun masyarakat tertinggal, membuka lapangan pekerjaan lebih banyak lagi akan tiba saat-saat indah itu insyaallah.
Terima kasih takdir mempertemukan saya dengan teman-teman mbolang sejiwa lama-lama terseleksi teman mbolang terbaik, siap berangkat rombongan setiap kali saya ajak mbolang langsung packing, mereka orang-orang luar biasa dan bisa libur sama seperti saya.Dahulu solo trip selalu berpikir sempit susahnya cari teman mbolang tapi saya ubah pemikiran saya untuk THINK BIG " pasti banyak orang-orang seperti saya diluar sana"
Terciptalah FB Backpacker Khatulistiwa Nusantara pemersatu kita.

Cek ricek barang dan singkirkan yang tidak perlu.Semenjak banyak teman-teman mbolang freedivers jadi kerajinan trip bersama mereka dan peralatan jadi semakin banyak ga bisa seringan dulu lagi.
Read more

Ceritaku sebagai Host dan Rumah Singgah Bali Bersama Orang Keren

Salam sahabat petualang!
Dari rumah singgah Bali yang penuh warna!
Saya host rumah singgah Bali Sri Purbahayu yang berbahagia menerima teman-teman dari berbagai komunitas backpacker yang ada di Indonesia mengucapkan terima kasih atas donasi buku untuk taman-taman baca yang tersebar di Indonesia Timur.
Semoga semakin banyak yang berbagi dan berpartisipasi di donasi buku ini.
Rumah singgah Bali gratis bagi backpacker dr dengan tujuan membantu teman-teman untuk lebih mengenal Indonesia lebih baik.Cukup foto KTP dan 2 buku donasi apabila ada untuk dikumpulkan dan dibawa saat saya ke Indonesia timur.

Selain teman-teman dari Backpacker Nusantara ada Shaggy yang aktif berbagi cerita di BN, Eko,Nissin dan Fitrah ada juga dari couchsurfing David dari Spanyol dan Arie Adireksa seorang penulis buku "Setapak jalan' yang betcerita mengenai romansa dan petualangan yang akan berkeliling Bali berpartisipasi taman dongeng dan menularkan hobby menulisnya.Apabila teman-teman ada taman baca atau taman dongeng di Bali ingin mengundang Ari bisa kontak saya.
Terima kasih teman-teman backpacker yang telah singgah ke rumah saya berbagi cerita bertukar pengalaman, memasak dan makan bersama dan menjelajah Bali dalam suasana ceria.Jumpa lagi!

Bersama penulis buku "Setapak jalan" Arie Adireksa asal Purwokerto yang sudah bertandang ke rumah singgah saya.
Penulis yang santai sekali, sederhana membumi, cerdas dan pengetahuan sejarahnya luar biasa.
Seorang motivator yang mengajak teman-temannya untuk menjadi pengusaha baik sablon kaos dll.Niat mas Ari untuk membuat rumah singgah di Salatiga semoga segera terlaksana.Tujuannya kali ini dari Jawa dalam rangka mengunjungi rumah dongeng dan menambah minat baca.

Ini buku pertamanya yang diterbitkan dalam 4 bulan terjual 600 buku dengan harga Rp 80.000 bisa anda dapatkan secara online.IGnya :Ata_lirih.
Setapak Jalan ini bercerita mengenai romansa petualangan.
Rumah singgah ini menerima banyak sekali orang-orang luar biasa.Saya sangat bersyukur didatangi orang-orang hebat dan bertukar pikiran memperkaya hidup.Terima kasih atas bukunya dan sukses selalu ditunggu buku terbitan berikutnya.


Host rumah singgah Bali
Salserosa (Sri Purbahayu)
WA 082247979743
Buat janji terlebih dahulu karena saya sering pergi travelling patungan biaya bersama/ shared cost teman-teman backpacker.
Read more