"Hablum Minallah Hablum Minan Naas"
Bagi saya yang dilihat akhlaknya daripada pakaian/ tatoo seseorang.Tidak tertutup kemungkinan saya berteman dengan siapa saja.Kalau sudah tertutup dan lebar, cingkrang tapi merasa suci dan perkataan menyakiti dan tingkah laku ga sesuai budaya Indonesia ya ga respek juga.Saya salaman ga disambut tapi berkacak pinggang atau tangan disidekap di depan dada saya anggap miskin akhlak.
Sopannya sambut tanpa menyentuh bisa saya terima.
Di Afganistan mungkin lebih cocok.
Jadi jangan salahkan saya ga mau natap apalagi salaman dan berinteraksi atau menatap sinis.
"My attitude depend on you anda sopan sayapun segan"
Bagi saya hijab itu bukan hanya simbolis namun lebih dalam lagi artinya seperti:
1.Berhenti ghibah orang lain menghijabi ini dan mencoba lebih banyak bicara hal-hal positif seperti travelling, cerita2 lucu membahagian orang lain adalah pahala dan hal-hal positif yang ingin dilakukan.Lebih baik berbagi ilmu dan mendapatkan pahala.
2.Berhenti berkata dusta menghijabi dengan perkataan jujur dalam jalan kebenaran.
3.Berhenti munafik menghijabi dengan bisa diri kontrol diri, intropeksi diri dan bertutur kata sesuai perbuatan tanpa harus jaim karena pandangan sosial.Jari telunjuk menunjuk orang lain tapi ada 3 jari yang mengarah ke diri sendiri.
4.Berhenti mencuri/korupsi dll menhijabi dengan bersyukur, lebih kreatif lagi mencari nafkah baroka, memandang hidup dari half glass full.
5.Berhenti berzinah menghijabi dengan pernikahan sakral dan pelengkap ibadah.
6.Berhenti berniat jadi pelakor menghijabi dengan berbahagia selalu menjadi single atau mencari cowok single untuk dinikahi bukan poligami sebagai pembenaran untuk jadi pelakor.
7.Berhenti musyrik menghijabi diri dari godaan saiton menggunakan qodam untuk penglaris, susuk pemikat atau kharismatik, penarik lawan jenis dll karena ujungnya selain dosa tidak akan bahagia.Tapi lebih banyak meminta kepada Allah supaya diberikan kelapangan rizki, jodoh dll.Meninggalkan materi dunia lebih mendekatkan diri ke akhirat.
8.Berhenti pelit menghijabi lebih banyak menderma agar jalan hidup penuh berkah, lapang rizki dan dicintai banyak manusia.
9.Berhenti negatif thinking dengan orang yang berbeda dengan kita dan menghijabi dengan lebih banyak membuka diri, menambah wawasan, menerima perbedaan karena sesuai dengan "Allah menciptakan manusia beraneka ragam agar saling mengenal antara satu dan lainnya"
10.Berhenti menggangap diri paling suci, benar sendiri dan semua salah durjanah penuh dosa menghijabi dengan rendah hati, selalu mau mengakui kesalahan dan intropeksi diri.
11.Pada akhirnya pakaian hanya aksesoris dunia.Amal ibadah inilah Allah yang menentukan apakah kita mendapatkan imbalan surga atau neraka.Tidak ada jaminan berpakaian lebar dan cingkrang jaminan masuk surga dan seorang kafir masuk neraka.
Semua Allah yang berhak menilai bukan kita.

0 komentar